Cuaca Buruk, Antrean Mudik Lebaran Tumpah di Pelabuhan Gilimanuk

Jembrana Bali, Warta9.com – Cuaca buruk angin kencang dan gelombang tinggi di selat Bali, mengakibatkan para pemudik yang ingin menyebrang melalui jasa penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, dibayangi perasaan was-was.

Kekhawatiran itu setelah beredar kabar, saat menjelang siang tiupan angin disertai hempasan gelombang membuat kapal yang melayani penyebrangan mengalami oleng cukup keras. Bahkan, gelombang yang menghantam kapal hingga masuk ke dek tempat parkir kendaraan.

“Sekarang kan musim agin dan gelombang. Pastilah kapal kapal yang melayani penyeberangan bergoyang,” ujar seorang ABK.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Gilimanuk, Ketut Aryadana mengatakan, meski cuaca kurang bersahabat, namun masih belum terlalu menganggu pelayaran kapal. Untuk keselamatan pelayaran, kesemua nahkoda sudah diminta untuk selalau waspada dan berhati-hati.

“Cuaca masih wajar. Terpenting lesing (pengikatan) kendaraan dilakukan dengan baik, agar saat kapal oleng tidak terjadi insiden kendaraan roboh,” ungkap Aryadana dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Pengamatan Warta9.Com di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (2/6) pukul 03.36 hingga pukul 10.10 Wita, grafik arus mudik meningkat pada H+3 ini. Seperti prediksi sebelumnya, puncak mudik pada hari ini telihat ribuan kendaraan roda empat dan roda dua tumpah di pelabuhan Gilimanuk.

Tidak terkecuali antrean truk dan bus hingga depan Pura Dalem Gilimanuk, sekitar 2 kilometer arah pelabuhan. Sedangkan, kendaraan pribadi telah memadati terminal manuver hingga dua gang menuju penyebrangan. Begitu juga dengan kendaraan roda dua terpantau merayap namun sedikit lancar.

Membludaknya antrean kendaraan disebabkan mereka yang mau menyebrang sering terlambat oleh lambatnya pelayanan tiket. Sehingga stuasi kawasan pelabuhan, kendaraan roda empat over load memadati semua kantong parkir. Termasuk juga roda dua hingga meluber keluar dari beberapa tenda yang telah disediakan. (W9-soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses