OKU, Warta9.com – Hujan yang menguyur Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) disambut suka cita dan sujud syukur, Karena Do’a warga Baturaja yang di implementasikan dengan melakukan sholat istisqo’ bersama diijabah. Hujan dengan intensitas cukup lebat membasahi Kota Baturaja dan sekitarya. Kemarau yang cukup lama yang hampir mengeringkan sungai Igan yang natabene sumber air utama masyarakat Baturaja dan sekitarnya.
Namun, dibalik suka cita ada duka yang menyelimuti sebagian warga yang tinggal di daerah Kibang, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur. Sebagian rumah warga diterjang air bercampur lumpur.
Berdasarkan pantaun perwarta di lokasi nampak terlihat sisa-sisa banjir bandang, lumpur yang tergenang menutup akses jalan yang biasa masyarakat gunakan sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar.
Menurut warga, daerah ini kalau hujan lebat memang akan timbul genangan air maksimal semata kaki. Namun semenjak ada penimbunan yang dilakukan oleh developer Perumahan Zafir Land, banjir yang terjadi sangat ekstrim dimana debit air sangat deras dengan ketinggian mencapai hampir satu meter, diperparah lagi air tersebut bercampur lumpur. “Dulu memang disini kalau hujan lebat, ada genangan air semata kaki, namun ketika lahan yang ada rawa ini di timbun genangan air mencapai hampir satu meter,” ujar Wanto warga sekitar, Rabu (28/8/2019).
Menanggapi hal ini, Lurah kelurahan Sukajadi OktariaRosalina,S.STP.,Msi mengatakan, masalah banjir pagi tadi kami sudah tinjau lokasi dan kami akan kejar komitmen mereka(Developer) untuk mengatasi banjir, salah satunya percepatan membangun parit di sekeliling gusuran perumahan Zafir Land serta membangun daerah respan air (retensi).
Dilain Pihak Pihak Developer saat di mintai konfirmasi melalui saluran handphone (sudah berusaha ditemui oleh pewarta di kantor pemasaran mereka yang berada di jalan Lintas Batu Kuning) dengan percaya dirinya menyatakan bahwa Perumahan yang akan mereka bangun tidak menyebabkan banjir. (W9 – dody)











