
Bandarlampung, Warta9.com – Atlet Hapkido dituntut untuk terus berlatih. Karena kunci prestasi olahraga adalah latihan maksimal. Karena olahraga ini langsung kontak langsung dengan lawan dalam hitungan perdetik.
Itulah yang saat ini dilakukan Tiana Silviani, mahasiswi Prodi S1 Informatika Universitas Teknokrat Indonesia. Ia tidak berhenti berlatih. Bahkan, saat Warta9.com meminta waktu ingin wawancara, Sabtu (14/8/2021) siang, belum bisa memberi keterangan yang banyak karena masih latihan.
Atlet Hapkido kelahiran Seputih Raman Lampung Tengah 16 Februari 2001 ini tak berhenti berlatih. Dari semangat latihan yang dilakukan, mahasiswi semester V Universitas Teknokrat Indonesia ini telah meraih beberapa prestasi tingkat Provinsi dan Nasional antara lain;
Juara II Daeryun Junior Putri, Kejuaraan Hapkido Open Tournament Lanal Lampung 2017. Juara III Long Jump, Kejuaraan Hapkido Open Tournament Lanal Lampung 2017. Juara I Daeryun Junior Putri, Kejuaraan Hapkido Lampung Invitation Tournament 2018.
Juara I Daeryun Junior Putri, Kejuaraan Nasional III Hapkido Indonesia 2018. Dan terakhir meraih mendali perunggu/Juara III Daeryun Senior Putri, Kejuaraan Nasional IV Hapkido Indonesia 2019 di Semarang.
Menghadapi PON Papua 2021, Tiana bersama atlet Hapkido terus melakukan latihan untuk mengikuti Eksibisi PON XX Papua 2021.
Bagaimana Tiana bisa terjun ke olaraga Hapkido, gadis cantik postur tinggi ini menceritakan, pertamakali ia mengenal olahraga Hapkido tahun 2016 pada saat ada demonstrasi di sekolahnya. Sejak saat itu, ia mulai menggeluti olahraga Hapkido. Selanjutnya Tiana terpilih masuk Pelatihan Provinsi Lampung dan ditempa langsung oleh pelatih utama di Provinsi Lampung Dr. Ida Bagus Wiguna M.Pd.

Bagaimana dukungan kampus, Tiana mengatakan, selama ini kampus Universitas Teknokrat Indonesia mengsuport dengan memberikan izin latihan dan pertandingan sehingga saya tetap dapat mengikuti aktivitas akademik dengan baik. “Terimakasih kepada Bapak Rektor, para dosen yang sudah mensuport Tiana sehingga bisa mengikuti latihan dan pertandingan,” ujar Tiana.
Sebagai atlet Hapkido, Tiana bercita-cita ingin menjadi atlet kebanggaan daerah dan dapat memotivasi generasi selanjutnya untuk turut serta membangun prestasi dan membawa nama baik daerah melalui olahraga. (W9-jam)









