Universitas Teknokrat Raih Penghargaan Terbaik 1 Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Sumber Daya dari LLDikti Wilayah II

Kepala LLDikti Wilayah II Prof. Dr. Ishak Iskandar menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Rektor UTI Mahathir Muhammad. (foto : ist)

Bangka Belitung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) PTS Terbaik ASEAN, meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi terbaik 1 bidang akademik, kemahasiswaan dan sumber daya kategori hibah penelitian perguruan tinggi penyelenggara lokasi.

Penghargaan diberikan langsung Kepala LLDikti Wilayah II Prof. Dr. Ishak Iskandar pada rapat kerja pimpinan perguruan tinggi swasta LLDikti Wilayah II di Hotel Novotel, Bangka-Belitung, Sabtu (3/9/2022).

Wakil Rektor UTI Dr H Mahathir Muhammad, SE MM, menerima langsung penghargaan dari Kemendikbudristek melalui LLDikti. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah perguruan tinggi di wilayah Sumbagsel.

Adapun perguruan tinggi terbaik kategori penelitian perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi yaitu;
1. Universitas Teknokrat Indonesia
2. Universitas Indo Global Mandiri Palembang
3. Stikes Sapta Bakti Bengkulu.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE MBA, bersyukur kampus yang ia pimpin mendapat penghargaan bergengsi ini. Penghargaan ini membuktikan, kerja keras semua keluarga besar Univetsitas Teknokrat membuahkan hasil dinilai pihak lain sebagai yang terbaik.

Lebih lanjut Nasrullah menjelaskan, secara akademik kampusnya memang sering dinilai unggul ketimbang kampus lain baik negeri maupun swasta. Sebelum menjadi universitas, Teknokrat sudah matang sebagai sekolah tinggi dan akademi dengan dua instrumen pokok pada ilmu komputer dan bahasa Inggris. Tidak mengherankan, jika saat mewujud ke dalam universitas, kampus ini mampu berlari kencang dan bersaing sehat dengan PTN dan PTS lain, bahkan dengan Pulau Jawa dan ASEAN.

Nasrullah mengatakan, dalam bidang kemahasiswaan, pihaknya juga mendorong semua mahasiswa punya prestasi akademik dan nonakademik. Maka itu, setiap perhelatan di tingkat nasional dan internasional, Teknokrat sering menjadi juara.

Karena itu, Nasrullah berharap penghargaan ini bisa semakin meningkatkan mutu pembelajaran di kampus. Selain itu, memacu mahasiswa, dosen, dan semua karyawan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mahasiswa sebagai subjek utama pembelajaran, kata Nasrullah, ke depan mesti lebih meningkatkan kapasitas diri.

Dengan begitu, usai lulus dan menjadi sarjana sudah benar-benar siap memasuki dunia kerja. Bahkan, sebelum lulus pun, sudah sangat siap bersaing masuk dunia kerja atau membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Sebab, sudah banyak mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia berjiwa entrepreneurship atau kewirausahaan. (W9-jam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses