OKI, Warta9.com – Sejumlah pedagang di Pasar Kayuagung mengeluhkan kenaikan tarif sewa kios pada tahun 2025. Sebelumnya pedagang hanya membayar Rp720 ribu per tahun dengan sistem cicilan bulanan, kini tarif naik menjadi Rp1,4 juta per tahun dan harus dibayar kontan.
Pedagang juga menyoroti bahwa biaya tersebut belum termasuk iuran keamanan atau jaga malam sebesar Rp25 ribu per bulan yang tetap wajib dikeluarkan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ir Syahrul M.Si, saat dikonfirmasi Kamis (5/9/2025), menjelaskan bahwa penetapan tarif sudah sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2023.
“Jumlah kios di Pasar Kayuagung ada sekitar 800 unit. Namun masih banyak yang menunggak sejak tahun 2023 hingga saat ini, dengan total tunggakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Untuk tahun 2025, baru sekitar 100 kios yang melunasi, sisanya sekitar 700 kios belum membayar,” ungkap Syahrul.
Syahrul menjelaskan bahwa pedagang yang menempati los dikenakan kewajiban membayar retribusi Rp3.000 per hari, ditambah biaya kebersihan Rp1.000 per hari. Ia mengimbau agar seluruh pedagang segera melunasi tunggakan tahun 2023 dan 2024 karena merupakan kewajiban.
Sebagai upaya meningkatkan pelayanan, pihak Disperindag OKI berencana melakukan pengkajian ulang tata letak kios di Pasar Kayuagung pada tahun 2026 mendatang.
“Kami ingin menciptakan pasar yang lebih tertata demi kenyamanan pedagang dan pembeli, sekaligus menjadi pusat perekonomian daerah,” pungkasnya. (toni)











