
Bandar Lampung, Warta9.com – Dalam upaya memperkuat integritas dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Sosialisasi Antikorupsi di Hotel Amersia & Resort, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, sejak 30 September hingga 3 Oktober 2025.
Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah konkret DPRD dalam mencegah praktik korupsi sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas di lingkungan legislatif.
“Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita lawan. Sebagai wakil rakyat, kita wajib menjadi teladan dalam menjaga kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Busroni menegaskan, sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan formal, melainkan wujud tanggung jawab moral terhadap kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.
“Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita. Karena itu, menjaga amanah dan menjauhi penyalahgunaan wewenang adalah kewajiban,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi seputar pencegahan praktik korupsi yang kerap terjadi di lingkungan legislatif, seperti penyalahgunaan dana pokok pikiran (pokir) serta praktik “uang ketok palu” dalam pembahasan anggaran.
“Dana pokir harus digunakan untuk kepentingan masyarakat. Kami di DPRD Tubaba berkomitmen memastikan penggunaannya tepat sasaran dan transparan,” tegas Busroni.
Sebagai bagian dari metode pembelajaran, peserta juga diajak mengikuti sesi interaktif melalui media digital Wordwall untuk memperdalam pemahaman tentang dampak korupsi terhadap pemerintahan dan masyarakat.
Sementara itu, Muslim, Inspektur Pembantu (Irban) V Bidang Investigasi pada Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat, menyampaikan apresiasinya atas langkah DPRD Tubaba yang dinilai proaktif dalam upaya pencegahan korupsi.
“Kami berharap para anggota DPRD dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menolak segala bentuk suap dan gratifikasi. Integritas harus menjadi budaya bersama,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta untuk menolak segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan kewenangan. Melalui kegiatan ini, DPRD Tubaba menegaskan tekadnya untuk terus membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (W9-Nan)


*







