Lampung Selatan, Warta9.com –Ratusan warga memadati lapangan Dusun Serbajadi, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, pada Senin (6/10/2025). Mereka berbondong-bondong datang sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Menariknya, inisiatif kegiatan ini datang dari Anggota DPR/MPR RI, Ricko Menoza, M.B.A., yang juga berasal dari daerah pemilihan Lampung Selatan. Ricko mengusulkan agar GPM digelar di beberapa wilayah kabupaten untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan harga bahan pokok.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya soal jual beli, tapi soal kepedulian. Kita ingin rakyat di Lampung Selatan tetap bisa makan layak dan seimbang tanpa terbebani harga tinggi,” ujar Ricko Menoza saat membuka kegiatan, didampingi jajaran Partai Golkar Provinsi Lampung.
Dijual di Bawah Harga Pasar
Beragam komoditas pangan disediakan pada GPM kali ini, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, bawang merah, cabai, sayur-mayur, hingga produk olahan UMKM lokal seperti kerupuk ikan dan keripik singkong.
Seluruh produk dijual di bawah harga pasar melalui dukungan vendor dan mitra lokal, seperti Perum BULOG, Rajawali Nusindo, PPN Telur Lampung Selatan, RPHU Madina, Charoon Popkhan Indonesia, serta kelompok petani dan UMKM Desa Pemanggilan.
Total transaksi selama kegiatan mencapai Rp47,1 juta, dengan penjualan tertinggi berasal dari beras dan telur ayam ras. Semua sayuran dan produk UMKM lokal pun ludes terjual sebelum siang hari.
Ada Kupon Potongan Harga
Kemeriahan kegiatan semakin terasa karena panitia juga menyiapkan 600 kupon potongan harga senilai Rp5.000 bagi warga yang berbelanja.
Antusiasme warga begitu tinggi — banyak yang datang bersama keluarga untuk membeli kebutuhan pokok sekaligus menikmati suasana pasar murah yang jarang digelar di daerah tersebut.
“Harga beras di sini lebih murah dari pasar, apalagi dapat kupon. Lumayan banget buat ibu rumah tangga,” ujar Siti Aminah, warga Pemanggilan sambil menenteng dua kantong besar belanjaan.
Dukungan dari Pemerintah dan Media Lokal
Gerakan Pangan Murah di Natar turut dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.
Kegiatan ini juga mendapat liputan dari media online Warta9.com, untuk disebarkan lebih luas ke masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan wakil rakyat, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menguatkan ketahanan pangan dan menekan laju inflasi daerah.
Data Penjualan Singkat
Beberapa komoditas utama yang paling diminati warga:
Beras BULOG: 1.000 kg – Rp11.500/kg
Gula pasir: 450 kg – Rp17.000/kg
Minyak goreng: 500 liter – Rp15.700/liter
Telur ayam ras: 230 kg – Rp27.000/kg
Sayuran & produk UMKM: terjual habis
Total omzet kegiatan mencapai Rp47.144.000.
(**)


*
Dijual di Bawah Harga Pasar








