Universitas Teknokrat Menjadi Tujuan Roadshow Komunitas Bang Bro Badminton Triple

 

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia HM. Nasrullah Yusuf memberi cinderamata kepada Ketua Umum Komunitas Bang Bro Prof. Bambang P Soemantri Brodjonegoro. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.comKomunitas Bang Bro, yang diketuai oleh Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE, M.U.P, Ph.D, melakukan roadshow badminton triple di Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Sabtu (7/12/2024).

Gelanggang mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, kampus UTI disulap menjadi arena bulu tangkis.

Mendampingi Prof. Bambang, pemain bulu tangkis ternama Indonesia peraih medali emas Olimpiade 2000, Rafael Candra Wijaya. Ia memberikan dukungan penuh terhadap badminton triple.

Menurut Prof Bambang, istilah badminton triple (3 on 3) merupakan olahraga rekreasi yang terus dipopulerkan oleh komunitas Bang Bro. “Hadirnya komunitas Badminton Bang Bro mencoba mencoba memberi kesempatan orang yang sudah berumur yang berisiko untuk main bulu tangkis single atau dobel yang menguras tenaga. Karena itu, Badminton Triple ini memberi wadah bagi penggemar badminton untuk tetap bermain walau sudah usia senja,” ujar mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2014-2016.

Menurut Prof Bambang, Komunitas BangBro yang terbentuk sejak 3 Oktober 2012 sudah melaksanakan sejumlah open tournament yang pernah diselenggarakan di Jakarta hingga Yogyakarta untuk semakin membumikan olahraga satu ini.

Melalui badminton triple, bisa menjadi olahraga pilihan karena bisa dimainkan semua umur dari usia di bawah 7 tahun hingga lebih dari 70 tahun.

Dimotori dan dibentuk oleh seorang teknokrat Prof Bambang Brojonegoro yang disingkat BangBro, berharap bisa menjadi Cabang Olahraga di PON.
“Komunitas ini terbangun berawal dari kumpulan orang-orang yang memiliki profesi yang berbeda-beda. Ada akademisi, birokrat, wiraswasta, wartawan dan lain sebagainya. Siap mewadahi berbagai kalangan dengan hobi yang sama yang bisa menikmati olahraga bulu tangkis,” urainya.

Pihaknya mendorong olahraga rekreasi ini ke depannya bisa menjadi cabang olahraga profesional yang masuk ajang pekan Olahraga Nasional (PON) layaknya voli pantai, panjat tebing, dan lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi pihak Universitas Teknokrat Indonesia yang menyambut ajakan kami untuk ikut bermain badminton triple, mengenalkannya kepada para mahasiswa juga para dosennya,” kata Prof. Bambang.

Dimana permainannya tidak terlalu membutuhkan stamina dan kebugaran fisik luar biasa karena dimainkan oleh tiga pemain, menjadi metode yang bagus untuk mengembangkan keseimbangan mata dan tangan, hingga membutuhkan peralatan yang mudah didapatkan.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MM, menyambut gembira kehadiran Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE, M.U.P, Ph.D, bersama rombongan Komunitas Bang Bro.

Nasrullah berharap, UTI yang mempunyai prodi Pendidikan Olahraga, diharapkan Badminton Triple
bisa dimasukkan dalam prodi olahraga.

Sementara itu, Wakil Rektor UTI
Dr. H Mahathir Muhammad, SE, MM dalam kesempatan yang sama mengatakan dukungan dan terimakasihnya karena melibatkan kampus UTI sebagai tuan rumah dalam mengenalkan olahraga badminton triple.

“Ini menjadi awal untuk sosialisasi, bisa untuk usia 40 tahun ke atas, jadi sangat cocok mengakomodir dosen-dosen kita yang 40 tahun ke atas. Universitas Teknokrat siap mensupport bulu tangkis triple untuk bisa lebih dimasyarakatkan lagi. Terutama di Provinsi Lampung,” kata Mahathir.

Bahkan Teknokrat siap menjadi pioneer olahraga badminton triple. “Kami sangat menyambut itu, untuk ke depannya bisa menjadi pusat bulu tangkis triple di Provinsi Lampung,” tandasnya. (W9-jm)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses