Hadiri Halal Bihalal Pemprov Lampung, Nasrullah Yusuf Bahas Progres Masjid Al Hijrah Kotabaru dengan Gubernur Mirza

Rektor UTI HM. Nasrullah Yusuf tampak serius berbincang dengan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA menghadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H Pemprov Lampung yang diadakan di halaman kantor Pemprov Lampung, Rabu (9/4/2025).

Nasrullah Yusuf ramah tamah dengan Gubernur Mirza dilakukan di Ruang Abung Balai Keratun. Gubernur menyambut Nasrullah secara khusus. Keduanya bersalaman dan berpelukan hangat bak anak kepada orangtua.

Nasrullah menyatakan kegembiraan bisa bertemu lagi dengan Gubernur Mirza. Keduanya tampak berbincang hangat beberapa saat.

Nasrullah menyatakan keyakinan di bawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal, Provinsi Lampung bisa lebih baik. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Mirza dalam memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak di Lampung.

Nasrullah menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi terbaik untuk Lampung. Universitas Teknokrat, kata Nasrullah, selalu siap bersinergi dengan Pemprov Lampung.

Dalam perbincangan itu, Nasrullah Yusuf juga menyampaikan progres pembangunan Masjid Al Hijrah Kotabaru. Nasrullah adalah ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah yang surat ketetapan diteken semasa Penjabat Gubernur Samsudin.

Gubernur Mirza juga memberikan atensi besar terhadap proses pembangunan masjid Al Hijrah Kotabaru.

Nasrullah mengatakan, kemajuan pembangunan masjid signifikan. Tutupan di rumah ibadah itu sudah sempurna dan tidak ada titik yang bocor. Beberapa ruang yang diprioritaskan juga terus dikerjakan hingga selesai. Misalnya ruang tunggu VVIP dan ruang imam.

Tempat wudlu dan kamar mandi juga sudah rapi dan bisa digunakan. Karena itu, juga berkeyakinan di masa kepemimpinan Mirza, Masjid Al Hijrah Kotabaru akan selesai. (W9-jm)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses