
Bandarlampung, Warta9.com – Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan mempertahankan predikat ASEAN’s Best Private Universities on Research versi AppliedHE, Singapura.
Predikat ini disandang Universitas Teknokrat selama empat tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025. Dengan prestasi ini menegaskan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di kawasan Asia Tenggara dalam bidang penelitian ilmiah.
AppliedHE merupakan lembaga pemeringkat pendidikan tinggi internasional yang berbasis di Singapura. Lembaga ini secara konsisten menilai kinerja universitas di kawasan ASEAN berdasarkan sejumlah indikator utama, terutama dalam hal kualitas dan produktivitas riset. Capaian Universitas Teknokrat Indonesia selama empat tahun berturut-turut mencerminkan konsistensi dalam memajukan penelitian akademik serta menunjukkan komitmen institusi terhadap peningkatan daya saing global melalui inovasi dan kolaborasi riset berkelanjutan.
Adapun indikator penilaian dalam pemeringkatan AppliedHE meliputi enam kriteria utama:
1. Teaching & Learning (40%)
– Survei Mahasiswa AppliedHE (20%)
– Rasio dosen terhadap mahasiswa (20%)
2. Employability (20%)
– Persentase alumni bekerja atau melanjutkan studi dalam 6 bulan setelah lulus (berbasis laporan institusi)
– Jika tidak melaporkan, digunakan rasio kerja nasional yang disesuaikan dengan tingkat pengangguran pemuda
3. Research (10%)
– Sitasi Google Scholar per artikel (5%)
– Sitasi Google Scholar per dosen (5%)
4. Community Engagement (10%)
– Jumlah laporan di Google News (5%)
– Survei Mahasiswa AppliedHE terkait keterlibatan sosial (5%)
5. Internationalization (10%)
– Rasio mahasiswa internasional (5%)
– Rasio dosen internasional (5%)
6. Institutional Reputation (10%)
– Survei penilaian sesama institusi (peer-nomination)
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA, Rabu (21/5/2025), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika. Kami terus mendorong budaya riset di kalangan dosen dan mahasiswa, serta memperluas jejaring kerja sama internasional dalam bidang penelitian,” ujar Nasrullah Yusuf
Nasrullah menambahkan, bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus memperkuat ekosistem riset yang kondusif dengan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, mendorong pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil riset, serta memanfaatkan teknologi dalam mendukung penelitian multidisipliner.
Dengan diraihnya predikat bergengsi ini selama empat tahun berturut-turut, Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga Internasional.
Nasrullah melanjutkan, komitmen institusi untuk menjadi pusat keunggulan akademik yang menghasilkan lulusan berdaya saing global terus dijaga dan ditingkatkan, demi berkontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. (W9-jm)










