Tarian “Jung Sarat” UKM Tari Universitas Teknokrat Juara Nasional

Tarian “Jung Sarat” UKM Tari Teknokrat Juara Nasional,dalam lomba yang digelar Universitas Brawijaya Malang. (foto : ist)

Bandarlampung, Warta9.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Teknokrat kembali menoreh prestasi nasional. Dengan mengusung Tarian “Jung Sarat”, UKM Tari Teknokrat Juara 2 Nasional pada perhelatan lomba tari tradisional bertajuk Fellasia 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang  Perlombaan dillaksanakan secara online dan diikuti kurang lebih puluhan peserta.

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 24 Juni hingga 4 Juli 2025 dan pengumuman diselenggarakan melalui media zoom pada tanggal 7 Juli 2025 kemaren.

Mahasiswa yang terlibat dalam tari “Jung Sarat” yaitu:

1. Tiara Rindhi Antika (23311063), prodi Sistem Informasi
2. Chika Bianca Putri Fany (23411140), prodi Manajemen
3. Nasywa Julia Sayyidina (22411001), prodi Manajemen
4. Ni Nengah Wulan Anggita Dewi (22111033), prodi Sastra Inggris
5. Nabila Novia Sandra (22112002), prosi Pendidikan Matematika
5. Fenika elis tia (22411048), prodi Manajemen
6. Shakila Azzahra (22411052), prodi Manajemen
7. M Zonna Barra Pratama (21311075), prodi Sistem Informasi
8. M Delphi Putra Firdaus (22312021), prodi Informatika
9. Nurrafi Akmal Fajri (24312084), prodi Informatika
10. Muhammad Sandy Pratama (21311091), prodi Sistem Informasi

Pembina UKM Tari Teknokrat Ade Dwi Putra, S.Kom., M.Kom, Selasa (8/7/2025) menerangkan, karya Tari “Jung Sarat” ini diangkat dari kisah masa lampau masyarakat Lampung yang memiliki salah satu warisan sastra berupa tapis, salah satu motif yang ada yakni jung sarat.

Untaian benang emas menyatu dalam keindahan, jung sarat bermakna perahu agung masyarakat yang Dipenuhi dengan hasil bumi kopi dan lada sebagai bukti bahwa masyarakat lampung dimasa lampau sudah berdagang dan berlayar kepenjuru negeri. Selain itu tapis jung sarat juga memiliki makna keagungan dan kejayaan masyarakat lampung yang masih terjaga hingga saat ini dalam acara begawi adat. Dengan mengembangkan gerak cangget, tari ini menjadi simbol keanggunan wanita di masyarakat lampung khususnya pepadun.

Atas prestasi yang diraih UKM Tari Teknokrat, Ade Dwi Putra, mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan seluruh sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia atas dukungannya dalam kegiatan ini.

Wakil Rektor Unversitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, memberi apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh UKM Tari Teknokrat. Harapannya, mudah-mudahan kedepannnya UKM Tari Teknokrat bisa terus meningkatkan prestasinya dalam bidang budaya dan juga terus melestarikan kebudayaan yang ada di masyarakat Lampung. (W9-jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses