Tim PkM Desa Binaan Universitas Lampung, Workshop Tari Kreasi Lampung dan Kewirausahaan Bagi Guru-guru SMP dan SMA Se-Kecamatan Batanghari Lampung Timur

Tim dosen yang melakukan PkM Desa Binaan Unila bersama guru dalam kegiatan workshop. (foto : ist)

Lampung Timur, Warta9.com – Dosen
Universitas Lampung (Unila) melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Desa Binaan Universitas Lampung melakukan Workshop Tari Kreasi Lampung dan Kewirausahaan Bagi Guru-guru SMP dan SMA se-Kecamatan Batanghari Lampung Timur.

Tim dosen yang tergabung dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu; Dr. I. Wayan Mustika, M.Hum, Dr. Ani Suryani, MSc dan Goesthy Ayu Mariana Devi Lestari, MSn, Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung FKIP Universitas Lampung.

banner 728x90*

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru seni dan budaya SMP dan SMA di Kecamatan Batanghari Lampung Timur, dalam menari dan mengajarkan tari kreasi Lampung serta mengembangkan kewirausahaan berbasis seni. Pelatihan dilakukan melalui ceramah, demonstrasi dan pendampingan praktik dengan fokus pada Tari Muli Siger sebagai rujukan tari kreasi baru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menari, merancang karya tari, serta memahami dasar-dasar manajemen usaha seni. Kegiatan ini berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan ekonomi kreatif berbasis seni di masyarakat.

Latar Belakang: Kesenian tradisional Lampung mulai kurang diminati dan jarang diajarkan di sekolah. Guru-guru seni budaya di Kecamatan Batanghari belum banyak memiliki keterampilan tari kreasi dan wawasan kewirausahaan. Diperlukan pelatihan yang dapat menggabungkan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi kreatif agar seni tradisional tetap hidup dan bernilai ekonomi.

Pelaksanaan: Kegiatan dilaksanakan di Desa Bumiharjo Kecamatan Batanghari tahun 2025. Metode yang digunakan meliputi, ceramah, praktik tari dan pelatihan kewirausahaan. Peserta terdiri guru-guru seni budaya SMP dan SMA. Materi pelatihan meliputi pembelajaran tari Muli Siger, pengembangan tari kreasi baru, serta manajemen usaha seni dan pencatatan keuangan sederhana.

Hasil dan Dampak: Peserta mampu memahami gerak dasar tari kreasi Lampung, merancang koreografi baru dan memilki pengetahuan dasar kewirausahaan. Kegiatan ini mendorong lahirnya guru seni yang kreatif, berdaya saing, dan mampu mengembangkan usaha seni di lingkungannya.

Kesimpulan: Pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam seni tari dan kewirausahaan, sekaligus memperkuat pelestarian budaya Lampung. Guru-guru diharapkan dapat menjadi pelopor pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni di sekolah dan masyarakat.

Ucapan terimakasih disampaikan kepada LPPM Universitas Lampung atas dukungannya dan pendanaan yang telah memungkinkan terlaksananya kegiatan pengabdian ini hingga memberikan manfaat bagi guru dan masyarakat di Kecamatan Batanghari Lampung Timur. (W9-jm)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses