Bengkulu Selatan, Warta9.com – Udara pagi Desa Air Kemang, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (15/8/2025) terasa segar. Sejak matahari baru naik, warga bersama perangkat desa sudah turun ke jalan, memungut sampah yang berserakan, memangkas rumput liar, dan membersihkan selokan. Inilah suasana yang kini menjadi rutinitas: Jum’at Bersih.
Kepala Desa Air Kemang, Karnidi, menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menguatkan rasa kebersamaan warga.
“Setiap Jumat, kami mengajak masyarakat untuk ikut terlibat. Bukan hanya perangkat desa dan BPD, tetapi seluruh warga. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman untuk kita semua,” ujarnya kepada Warta9.
Lebih jauh, Karnidi menekankan bahwa kebersihan lingkungan erat kaitannya dengan kesehatan. “Banyak penyakit berawal dari lingkungan yang kotor dan kumuh. Kalau kita bisa menjaga kebersihan, otomatis kita bisa mencegah penyebaran penyakit,” katanya.
Tak berhenti pada gotong royong mingguan, pemerintah desa juga mendorong agar kebersihan dijaga mulai dari rumah masing-masing. Karnidi mengimbau warga tidak membiarkan sampah menumpuk atau berserakan di halaman rumah. “Lingkungan desa akan tampak indah bila setiap rumah ikut peduli. Jadi, mulai dari rumah sendiri,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Desa Air Kemang berencana menyiapkan mobilisasi khusus untuk pengangkutan sampah rumah tangga. Dengan begitu, persoalan sampah bisa ditangani lebih sistematis.
Rutinitas Jum’at Bersih ini pada akhirnya bukan sekadar kerja bakti biasa. Ia menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran, bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Di tengah derasnya arus modernisasi, Desa Air Kemang mencoba tetap menumbuhkan nilai lama yang tak pernah lekang: gotong royong. (Jhn)










