
Bandarlampung, Warta9.com – Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, menjadi narasumber dalam pelatihan kepemimpinan yang diikuti siswa SMKN 4 Bandarlampung beberapa hari yang lalu.
Mahathir menyampaikan, generasi muda harus memiliki potensi diri yang kuat dan jiwa kepemimpinan sejak dini untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurut Mahathir, kekuatan seorang pemimpin itu terlihat pada pengaruhnya kepada orang lain.
Kepemimpinan, kata Mahathir, bukanlah terletak pada jabatan seseorang, melainkan kemampuan menggerakkan dan memengaruhi orang lain. Karena itu, setiap siswa sejak dini dipersiapkan menjadi pemimpin sekarang dan masa depan.
Selain memperbanyak pengalaman dalam kegiatan, juga mesti mematangkan diri dengan sikap dan perilaku yang baik. Salah satunya dengan terus meningkatkan kapasitas diri dengan memperluas relasi dan membaca.
Mahatir juga menjelaskan pentingnya membangun hubungan yang baik dalam tim, serta strategi-strategi efektif dalam menciptakan tim yang solid dan produktif. Wakil Rektor UTI mengajak para siswa untuk memahami dinamika kelompok dan bagaimana cara mengoptimalkan potensi setiap anggota dalam mencapai tujuan bersama.
Para peserta sangat antusias mengikuti sesi materi dan diskusi yang interaktif. Sejumlah siswa mengajukan pertanyaan dalam diskusi ini.
Mahathir berpendapat, Universitas Teknokrat adalah pilihan tepat bagi lulusan sekolah ini dalam melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, Universitas Teknokrat pilihan yang tepat bagi lulusan SMA, SMK dan MA untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Di antaranya adalah prestasi yang ditorehkan kampus berjuluk ”Sang Juara” selama ini, infrastruktur perkuliahan yang superlengkap, dosen yang berpengalaman dan memiliki kompetensi pada bidang spesialis masing-masing, serta jaminan mengikuti perkuliahan dengan baik sampai dengan lulus.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 4 Bandarlampung Hj. Dewi Ningsih, S.Pd., M.Pd, menyampaikan terimakasih kepada Universitas Teknokrat yang telah berbagi ilmu kepada siswa SMKN 4.
Menurut Dewi kepemimpinan bukan sekadar merintah atau jabatan atau posisi. Tapi kepemimpinan bagaimana mampu mempengaruhi atau memotivasi dan menggerakkan orang lain. Dia berharap siswa bisa menggali dan mengembangkan potensi kepemimpinan yang ada dalam diri masing-masing.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antar SMKN 4 Bandarlampung dengan Universitas Teknokrat Indonesia tenteng Pelaksanaan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SMK Negeri 4 Bandarlampung Hj. Dewi Ningsih, S.Pd., M.Pd dan Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM. (W9-jm)










