
Bandarlampung, Warta9.com – Sebanyak 47 sekolah mengikuti Futsal Pelajar (Teknokrat Futsal Competition 2025) yang diselenggarakan oleh Universitas Teknokrat Indonesia.
Teknokrat Futsal Competition 2025 yang dimulai, Rabu (22/10/2025), di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf kampus setempat.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE MBA, diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Auliya Rahman Isnain, M.Cs, saat membuka Teknokrat Futsal Competetion mengatakan, peserta terdiri dari siswa SMA/SMK/MA sederajat se-Lampung.
Sebanyak 47 sekolah dengan total 61 tim mengikuti kegiatan akbar di cabang olahraga futsal ini. Sebanyak 48 tim putra dan 13 tim putri. Total pemain dalam ajang bergengsi ini 732 orang.
Ia menyampaikan beberapa capaian penting Universitas Teknokrat Indonesia antara lain;
Peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Sumatera Bagian Selatan versi Webometrics.
Termasuk 10 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia berbasis teknologi dan inovasi. Serta penghargaan nasional sebagai Kampus Unggul dalam Pembinaan Prestasi Mahasiswa dan Inovasi Teknologi.
Menurut Auliya, capaian ini menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menjadi kampus unggul, modern, dan berdaya saing global.
Sedangkan prestasi di Bidang Olahraga tahun ini, Universitas Teknokrat Indonesia berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Sebuah kebanggaan luar biasa yang menunjukkan pembinaan olahraga di Universitas Teknokrat berjalan konsisten dan profesional.
Di tingkat internasional, mahasiswa Teknokrat juga telah mengharumkan nama bangsa Indonesia. Slerta berbagai prestasi di bidang robotik, debat Bahasa Inggris, dan teknologi informasi di tingkat Asia dan dunia
Auliya menuturkan, kompetisi ini juga untuk memaknai Hari Sumpah Pemuda, sebuah momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, perjuangan, dan dedikasi kaum muda bagi kemajuan bangsa.
Olahraga futsal menjadi salah satu yang paling digemari pelajar. Oleh karena itu, setiap Teknokrat mengadakan ajang ini, antusiasme pelajar se-Lampung luar biasa.
Ia ingin dari kompetisi ini juga lahir calon pemain futsal yang bisa membanggakan Lampung dan Indonesia.
Auliya juga mengingatkan setiap pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi aturan permainan, tidak berlaku kasar terhadap pemain lain, dan mematuhi keputusan wasit dan panitia. (W9-jm)










