
Bandarlampung, Warta9.com – Sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), mengadakan halal bihalal yang diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa Dr HM Nasrullah Yusuf kampus setempat, Senin (7/4/2025).
Acara Halal bihalal dihadiri Rektor UTI Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, pembina yayasan Hj. Hernaini, S.S, MPd, Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dewi Sukmasari, SE, MSA, CA, Ak, para wakil Rektor, dekan, wakil dekan dan dosen.
HM. Nasrullah Yusuf selaku pribadi, keluarga dan pimpinan Universitas Teknokrat Indonesia menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum (“Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian).
Dalam kesempatan ini Nasrullah Yusuf mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadi pemimpin pada levelnya masing-masing dan menguasai teknologi. Jika semua pihak mampu menjadi pemimpin, tujuan organisasi akan tercapai. Sebab, setiap orang mengetahui tujuan utama organisasi dan setiap person mengetahui tugas masing-masing.
Kepemimpinan dibutuhkan untuk memberikan arahan dan motivasi kepada orang lain agar mampu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan organisasi. Selain itu, Nasrullah juga mengajak semua untuk menguasai teknologi sehingga makin memudahkan dalam kehidupan.
Nasrullah mengatakan, bahwa teknologi makin memudahkan dan makin meningkatkan kualitas hidup. Ia mencontohkan hal yang sederhana. Jika dahulu untuk mengetahui tata cara salat sunah, kita mesti bertanya kepada ulama secara langsung.
Namun, kini, dengan perkembangan teknologi, informasi yang sahih bisa kita dapatkan dari beragam referensi di media massa, media sosial, internet, dan sumber lainnya.
Nasrullah juga mengajak keluarga besar Universitas Teknokrat mengisi hari ke depan dengan semakin baik. Jangan sama atau malah lebih buruk dari hari sebelumnya. Ia ingin momentum Idul Fitri 1446 Hijriah ini menjadi saat untuk melakukan pembenahan dan perbaikan di segala bidang.
“Teruslah bekerja dan berperilaku yang baik. Jauhi hal-hal yang tidak baik. Tinggalkan yang jelek-jelek,” ujarnya.
Acara halal bihalal diisi dengan pentas seni qasidah yang dibawakan oleh mahasiswa aktivis Masjid Asmaul Yusuf. (W9-jm)










