Yusnadi Tinjau Perbaikan Jalan Provinsi di Gunung Pelindung: “Jangan Tunggu Rusak Parah Baru Diperbaiki”

LAMPUNG TIMUR, Warta9.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS, turun langsung meninjau pelaksanaan perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.

Ruas jalan yang disidak adalah Jalan Jabung–Simpang Labuhan Maringgai, jalur vital bagi aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian di wilayah tersebut.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Lampung dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi pekan lalu, yang membahas realisasi program infrastruktur jalan.

Dalam inspeksi lapangan tersebut, Yusnadi meninjau dua titik perbaikan jalan dengan metode overlay hotmix masing-masing di Desa Pempen dan Desa Nibung. Total panjang ruas yang diperbaiki mencapai lebih dari 3 kilometer.

“Saya senang melihat pekerjaan ini sudah berjalan. Jalan ini sangat penting bagi warga, terutama petani dan pelaku usaha kecil yang mengandalkan akses darat untuk membawa hasil panen dan barang dagangan,” ujar Yusnadi.

Meski mengapresiasi progres perbaikan, Yusnadi juga menyoroti kondisi jalan di wilayah Negeri Agung, yang mulai mengalami kerusakan. Ia menegaskan telah menyampaikan laporan tersebut ke Dinas Bina Marga agar segera ditangani sebelum kerusakan meluas.

“Kalau sudah mulai berlubang, jangan tunggu parah baru diperbaiki. Harus cepat tanggap. Kita butuh perawatan rutin, bukan cuma pembangunan,” tegasnya.

Menanggapi laporan itu, pihak Dinas Bina Marga menyatakan perbaikan lanjutan akan diprogramkan melalui APBD Perubahan atau dimasukkan dalam perencanaan tahun anggaran berikutnya.

Warga yang ditemui di lokasi menyambut baik kunjungan Yusnadi. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan DPRD dan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap infrastruktur di wilayah mereka.

Selain meninjau, Yusnadi juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga jalan agar tidak cepat rusak. Ia mengimbau pengusaha angkutan agar tidak membawa muatan melebihi batas tonase, serta meminta para kontraktor bekerja secara profesional.

“Jalan ini milik bersama. Mari kita jaga sama-sama. Kalau dilewati kendaraan dengan muatan berlebih, pasti cepat rusak. Dan kepada kontraktor, saya minta kerja yang profesional, jangan kurangi kualitas,” kata politisi PKS asal Lampung Timur itu.

Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Komisi IV DPRD Lampung, khususnya Fraksi PKS, dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses