Mahasiswa Universitas Teknokrat Sumbang Emas Pertama untuk Lampung di POMNAS XIX 2025

M. Ariq Al Hakim, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia menyumbang Emas pertama untuk Lampung di POMNAS XIX 2025. (foto : ist)

Semarang, Warta9.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX tahun 2025, yang digelar dengan semarak di tingkat nasional, salah satu atlet muda berbakat dari UTI berhasil mengukir sejarah baru bagi Provinsi Lampung.

Adalah M. Ariq Al Hakim Harlian, mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga, yang sukses meraih medali emas dalam cabang olahraga karate kelas 55 kg.

Pencapaian ini menjadi semakin istimewa karena merupakan medali emas pertama yang berhasil dipersembahkan untuk kontingen Lampung pada gelaran POMNAS XIX 2025. Tidak hanya menjadi kebanggaan kampus Universitas Teknokrat Indonesia, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Lampung.

Ariq Al Hakim Harlian adalah sosok mahasiswa berprestasi yang sejak awal menunjukkan dedikasi tinggi dalam bidang olahraga, khususnya karate. Perjalanan panjang latihan, kerja keras, serta semangat pantang menyerah yang ia tunjukkan berbuah manis di arena POMNAS. Dalam pertandingan kelas -55 kg, Ariq berhasil menyingkirkan lawan-lawannya yang tangguh dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.

Ketepatan teknik, strategi bertanding, serta konsistensi dalam menjaga fokus menjadi faktor kunci kemenangan Ariq. Tidak hanya itu, dukungan penuh dari pelatih, rekan satu tim, serta seluruh civitas akademika UTI turut memberikan energi positif yang memotivasi dirinya untuk tampil maksimal.

“Saya persembahkan kemenangan ini untuk Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia yang selalu mendukung perjalanan saya. Semoga prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang dan mengharumkan nama daerah maupun kampus,” ujar Ariq dengan penuh rasa syukur setelah menerima medali emas.

Dalam laga puncak yang berlangsung sengit, hasil akhir pertandingan karate kelas -55 kg mencatatkan daftar peraih medali sebagai berikut:

Medali Emas: Lampung (Universitas Teknokrat Indonesia) – M. Ariq Al Hakim Harlian
Medali Perak: DKI Jakarta
Medali Perunggu: Jawa Barat

Keberhasilan Ariq menundukkan wakil DKI Jakarta di babak final menegaskan kualitasnya sebagai atlet berprestasi nasional. Sementara wakil Jawa Barat harus puas dengan medali perunggu setelah kalah di babak semifinal.

Kesuksesan Ariq tentu tidak terlepas dari peran besar Universitas Teknokrat Indonesia yang secara konsisten memberikan dukungan kepada para mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik. Rektor UTI bersama jajaran pimpinan universitas selalu menekankan pentingnya pembinaan prestasi mahasiswa, termasuk dalam bidang olahraga.

Ucapan syukur dan terima kasih pun disampaikan oleh pihak kampus atas keberhasilan ini. “Kami bangga dengan capaian Ariq yang mampu mengharumkan nama Lampung dan Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, mahasiswa mampu mencapai hasil terbaik,” ungkap Rektor UTI.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Universitas Teknokrat Indonesia yang menekankan bahwa pembinaan olahraga merupakan salah satu komitmen nyata yayasan dalam mencetak generasi unggul. “Kami berterima kasih atas doa dan dukungan semua pihak, termasuk para pembina yayasan, dosen, dan mahasiswa. Medali emas ini adalah hasil kerja bersama yang patut disyukuri.”

POMNAS merupakan ajang olahraga dua tahunan yang mempertemukan atlet-atlet mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia. Dengan persaingan yang begitu ketat, setiap kemenangan memiliki makna besar. Medali emas yang dipersembahkan Ariq menjadi simbol kebangkitan olahraga mahasiswa Lampung sekaligus membuka peluang bagi Lampung untuk semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

Selain itu, prestasi Ariq juga menunjukkan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatera, terus berkomitmen mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai bidang. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam bidang olahraga, seni, maupun inovasi teknologi.

Pencapaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain di UTI maupun perguruan tinggi lainnya untuk tidak pernah berhenti berusaha. Universitas Teknokrat Indonesia melalui berbagai program pembinaan mahasiswa selalu membuka ruang bagi potensi yang dimiliki setiap individu.

“Prestasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Kami berharap Ariq dan mahasiswa lainnya terus berlatih, berprestasi, dan menjadi teladan bagi generasi muda,” tambah Wakil Rektor UTI.

Dalam suasana penuh haru, keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak. Doa dan restu dari pembina yayasan, ketua yayasan, rektor, wakil rektor, dosen, serta seluruh mahasiswa, menjadi kekuatan besar yang mendorong lahirnya prestasi emas ini.

Dengan diraihnya medali emas oleh M. Ariq Al Hakim Harlian pada cabang olahraga karate kelas -55 kg di ajang POMNAS XIX 2025, Universitas Teknokrat Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pembinaan talenta mahasiswa di berbagai bidang. Prestasi ini sekaligus menjadi hadiah berharga bagi masyarakat Lampung, yang kini dapat berbangga atas kontribusi nyata generasi mudanya di kancah nasional. (W9-jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses