Kapolres Lumajang Turun Langsung Redam Konflik

Lumajang, Warta9.com – Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban turun lansung untuk menenangkan emosi warga. Kapores mengajak warga berdiskusi mencari jalan tengah permasalahan dengan pihak perusahaan penambang pasir.

Hal itu dilakukam setelah beberapa hari lalu masyarakat Lumajang digegerkan dengan penutupan jalan di Desa Urang Gantung, Kecamatan Candipuro. Rabu (05/12/18) aksi serupa kembali terjadi. Meskipun beberapa hari terakhir amarah warga sempat teredam, sejak petang tadi akses tercepat menuju Desa Jugosari ini kembali diblokade dengan tumpukan batu.

Massa yang pro dengan aksi ini, menuntut kepada pemerintah Kabupaten Lumajang secepatnya membangun akses jalan khusus bagi armada pengangkut pasir. Akibatnya warga yang berada di wilayah selatan dari blokade ini merasa dirugikan karena harus memutar dan mencari jalan lain yang jaraknya relatif jauh.

“Mari diselesaikan dengan kepala dingin. Jangan sedikit sedikit blokade gini. Saya mengerti perasaan bapak bapak sekalian, saya juga tetap memperjuangkan hak bapak,” kata Kapolres.

“Tapi ayolah, jangan menutup jalan seperti ini. Kita harus sama sama memikirkan saudara kita yang rumahnya berada diselatan blokade ini” ujar Arsal, seraya menenangkan masyarakat yang bersikeras tetap memblokade jalan.

“saya berjanji akan tetap ditengah tengah para bapak disini, tetap berada di tengah masyarakat. Ingat, kami sebagai Polri akan sangat memfasilitasi aspirasi masyarakat, asalkan jangan sampai berbuat anarkis apalagi hingga berbuat hal yang tidak diinginkan kita semua” sambungnya.

Jalan yang ditutup warga ini diketahui sebagai akses tercepat bagi armada truk bermuatan pasir dari lokasi penambangan menuju jalan raya.

Namun belakangan banyak warga yang menolak jalannya dilewati oleh kendaraan bermuatan besar, dengan alasan tidak jelasnya uang ganti rugi debu kepada warga hingga rusaknya jalan didepan rumah sehingga saat musim penghujan datang, jalanan didepan rumah mereka akan berubah menjadi kubangan air. (W9-Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses