Kalianda, Warta9.com – Menjelang pelaksanaan tradisi Ruwat Bumi di Desa Sumur Kumbang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar aksi gotong royong massal melalui Gerakan Bersama (Gema) HELAU, Jumat (24/7/2026). Kegiatan itu difokuskan pada pembersihan akses utama menuju kawasan wisata Gunung Rajabasa agar lebih bersih, aman, dan nyaman dilalui masyarakat maupun wisatawan.
Ruas jalan yang menjadi sasaran kegiatan membentang dari Simpang Sukajadi menuju objek wisata Way Belerang hingga Desa Sumur Kumbang. Selain mempercantik kawasan wisata, aksi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menyambut pelaksanaan Ruwat Bumi yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026.
Sejak pagi, ratusan aparatur sipil negara (ASN) bersama masyarakat turun langsung ke lapangan. Mereka membersihkan sampah, memangkas rumput liar, merapikan pepohonan di tepi jalan, hingga menata lingkungan agar terlihat lebih hijau dan tertata.
Aksi gotong royong itu melibatkan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, jajaran BUMD, PNS, PPPK, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat sekitar.
Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata di kaki Gunung Rajabasa.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan, mengatakan kegiatan Gema HELAU kali ini sengaja diarahkan untuk mendukung persiapan masyarakat Desa Sumur Kumbang yang tengah bergotong royong menyambut Ruwat Bumi.
“Hari ini kita melaksanakan Gema HELAU dengan melakukan gerakan bersama membersihkan lingkungan di sekitar Desa Sumur Kumbang. Pada dasarnya kita membersamai masyarakat yang sedang bergotong royong karena kawasan ini juga merupakan akses menuju destinasi wisata Gunung Rajabasa,” ujar Darmawan.
Menurutnya, kehadiran perangkat daerah di tengah masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan wisata yang menjadi salah satu daya tarik Lampung Selatan.
Ia menilai, akses menuju destinasi wisata harus selalu dijaga agar memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung.
“Kita ingin menyemangati masyarakat. Semua perangkat daerah bergerak bersama masyarakat, karena di kawasan ini cukup sering berlangsung aktivitas wisata yang dikunjungi wisatawan. Jalan menuju desa wisata harus kita jaga agar tetap bersih, indah, dan hijau,” katanya.
Darmawan juga mengapresiasi antusiasme warga Desa Sumur Kumbang yang ikut terlibat dalam aksi bersih lingkungan tersebut. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka bergotong royong bersama pemerintah. Kehadiran kita hari ini diharapkan semakin memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui Gema HELAU, Pemkab Lampung Selatan berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menyambut agenda budaya, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, nyaman, dan mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. (*)












