
Lampung Tengah, Warta9.com – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Ferdy Ferdian Azis, SH, MA, melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung No. 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainya.
Kegiatan Sosper Perda Pencegahan Narkoba digelar di Kampung Gayau Sakti Kecamatan Seputih Agung Lampung Tengah, Rabu (26/1/2022). Nara Sumber Sosper, Iptu (purn) Anwar Sanusi (Kasubag RS Yukum Jaya) dan Ahmad Nurholis, SPd, MPdi, (dosen UIN Lampung).
Ferdy Ferdian juga anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung ini melakukan soper Perda Pencegahan Narkoba, mengingat pengguna dan peredaran narkoba di Lampung dinilai masih tinggi.
Oleh karena itu, Ferdy ingin kembali menggugah masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegah terhadap penyebaran narkoba terhadap generasi muda. “Saya mengajak masyarakat menitik tularkan ke tetangga dan saudara tentang perda ini, agar lebih banyak yang mengetahuinya. Sebab, bapak-bapak dan ibu sekalian, peredaran narkoba di Lampung masih cukup tinggi dan butuh peran serta masyarakat untuk mencegahnya,” ujar Ferdy.
Lebih lanjut Ferdy Anggota Dewan dari Fraksi Golkar termuda ini, berdasarkan informasi dari BNN dan Kepolisian, pnarkoba sudah masuk ke kalangan ibu rumah tangga dan anak-anak, serta ke desa-desa. Oleh sebab itu, perlu peran masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba dan zat adiktif lainnya.
Sementara itu, Iptu (Pur) Anwar Sanusi menyampaikan, sesorang menggunakan narkoba atau tidak bisa dilihat ciri-cirinya antara lain; Keringatan, tidak nafsu makan. Bila sudah tidak ada yang, maka dia akan nekat menjual barang yang dimiliki. Selain itu, tingkah lakunya ada keanehan sering menyendiri.
Bila seseorang sudah kecanduan memakai narkoba, maka yang perlu dilakukan membawa pecandu narkoba ke lembaga rehabilitasi.
Sementara itu narsum lainnya Ahmad Nurholis mengatakan, selain bahaya narkoba. Saat ini ada bahaya lain yaitu Android/Hp. Karena saat ini HP bisa membuat orang punya dunianya sendiri. Alat komunikasi yang canggih saat ini, telah merubah sikap dan perilaku seseorang. Bahkan tidak sedikit karena salah kaprah dalam penggunaan teknologi informasi banyak masyarakat yang berurusan dengan hukum.
Dalam kesempatan ini, Ahmad Nurholis menyampaikan informasi akan mendirikian Universitas Yahya Staquf di Puncak Mas Bandarlampung. “Insya Allah tahun depan selesai dan gratis untuk masyarakat,” ujar Nurholis.
Sosper pencegahan Narkoba dihadiri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan tokoh perempuan. Pada kesempatan ini, Ferdy Ferdian membagikan tas dan masker. (W9-jam)











