Ratusan Pejabat Administrator Pemkab Tubaba Bakal Ujian Evaluasi

Sekdakab Novriwan Jaya bersama Penjabat Bupati dan Kepala BKPSDM Provinsi Lampung. foto (instagram @kominfo.tubaba)

Panaragan, Warta9.com – Ratusan pejabat administrator Pemkab Tulangbawang Barat, Lampung, bakal mengikuti ujian evaluasi kinerja. Ujian ini sebagai penentuan kompetensi eselon III dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam aturan ujian tersebut, jika gagal akan diberi waktu 6 bulan untuk memperbaiki kemampuan kompetensinya. Namun jika dalam waktu yang sudah ditentukan belum ada perubahan, maka siap-siap lengser dari jabatan.

Dikatakan Sekdakab Tubaba, Novriwan Jaya, S.P, bahwa dengan adanya ujian evaluasi kinerja, peserta tidak meraba-raba lagi. Dan akan diberi penjelasan sebagaimana yang sudah dilaksanakan pada saat uji kompetensi pejabat tinggi pratama.

“Peserta yang akan mengikuti ujian evaluasi kinerja berjumlah 159 orang pejabat administrator di lingkup Pemkab Tubaba,” ujarnya dalam Pengarahan Evaluasi Akuntabilitas Jabatan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Tubaba, yang berlangsung di Aula Lantai IIl Sekretariat Pemkab, Selasa (07/02/2023).

Penilaian MCP KPK Pemkab Tubaba saat ini masih rendah lantaran belum melaksanakan uji kompetensi dan evaluasi kinerja di jabatan administrator. Untuk itu, ia berharap para pejabat eselon III mampu membaca tupoksi masing-masing bidang.

Jajaran Pemkab Tubaba serius menyikapi pengarahan evaluasi kinerja. foto (instagram @kominfo.tubaba)

Kegiatan tersebut juga sangat berpengaruh dengan pelaporan-pelaporan wajib yang akan dipenuhi dalam sistem pemerintahan. Baik itu laporan LPPD, SAKIP dan lain-lain. Banyak ASN yang tidak sadar akan urusan wajib yang ada di OPD yang dia tempati.

Disamping itu, Penjabat (Pj) Bupati Dr. Zaidirina, S.E., M.Si menuturkan, ujian evaluasi kinerja para pejabat eselon III akan dilakukan mulai tanggal 14 hingga 16 Februari 2023 mendatang.

Zaidirina menekankan agar panitia tim seleksi benar-benar menilai kemampuan para pejabat. Bahkan, dalam evaluasi ini tidak ada ikut-ikutan dan titipan, tetapi hasilnya sepenuhnya diserahkan ke Timsel.

“Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk mencari orang yang tepat ditempat yang tepat. Dan dari hasil evaluasi kinerja akan kelihatan pejabat A misalnya tidak cocok di jabatan itu, cocoknya ke jabatan lain, maka akan disesuaikan,” ungkapnya.

Hasil evaluasi kinerja tersebut, lanjut Zaidirina, akan ditindaklanjuti dengan perolingan para pejabat yang disesuaikan dengan kemampuan. “Kemungkinan akan ada pejabat yang turun dan naik dari jabatannya. Dan setelah selesai evaluasi eselon III ini, maka selanjutnya adalah evaluasi kinerja eselon II,” tandasnya. (W9-Nan)

Posting Terkait

Baca juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses