Sragi, warta9.com – Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali berlanjut. Kali ini, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama dan M. Syaiful Anwar (Egi-Syaiful), menyapa masyarakat di titik ke-8 Safari Ramadan, tepatnya di Masjid Jami’ Nurul Amal Wal Huda, Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, Selasa (11/3/2025).
Momen Ramadan kali ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Zita Anjani, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata. Aura kehangatan dan kebersamaan begitu terasa sejak rombongan tiba, disambut antusias oleh masyarakat yang memadati halaman masjid.
Safari Ramadan bukan sekadar kunjungan seremonial. Di tangan Egi-Syaiful, kegiatan ini menjadi ajang turun langsung, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan rakyat. Tak hanya menyampaikan tausiah kebijakan, Bupati Egi membuka ruang dialog terbuka yang disambut hangat oleh warga setempat.
Berbagai harapan dan keluhan disampaikan masyarakat Sragi. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum, perhatian pada kesejahteraan guru ngaji dan guru honorer, hingga permintaan toilet pesantren, program makan bergizi gratis di sekolah, dan penanganan persoalan sosial lainnya.
Dengan penuh empati, Bupati Egi merespons setiap aspirasi yang muncul.
“Dari semua yang disampaikan malam ini, Insyaallah pasti ada jalan keluarnya. Kita akan lakukan survei dulu dan berkoordinasi dengan dinas terkait agar penyelesaian bisa dilakukan secara tepat dan menyeluruh,” ucap Bupati Egi, disambut tepuk tangan warga.
Tak hanya menyerap aspirasi, Safari Ramadan ini juga menjadi ladang kebaikan. Bupati Egi menyerahkan hibah pembangunan masjid senilai Rp10 juta, 40 bingkisan sembako untuk anak-anak yatim dan piatu, serta bantuan kursi roda untuk salah satu anak penyandang disabilitas.
“Saya sungguh terharu atas sambutan hangat warga Sragi. Inilah makna Safari Ramadan yang sesungguhnya – membangun silaturahmi, membuka ruang dialog, dan menyatukan langkah demi kesejahteraan bersama,” tutur Bupati Egi dengan mata berbinar.
Kehadiran pemimpin yang hadir dan mau mendengar adalah harapan bagi rakyat. Dan malam itu, di Sragi, harapan itu terasa nyata. (*)











