Bank Mandiri Singaraja Lepas 240 Pemudik Dengan Empat Bus

Buleleng Bali, Warta9.com – Empat bus jurusan Surabaya dan Badung diterjunkan dalam kegiatan mudik bersama oleh BUMN Bank Mandiri Singaraja Cabang Kabupaten Buleleng di Jalan Ahmad Yani No 6, Kelurahan Kaliuntu, Kota Singaraja, Minggu (2/6).

Acara pelepasan mudik bersama dihadiri Bupati Buleleng, yang diwakili Kadishub Kab Buleleng, Kapolres Buleleng AKBP Suratno, Dandim 1609 Buleleng, Ichenel Opration Head Bank Mandiri wilayah Bali Nusra, Dito Birowo, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Pimpinan dan staf Bank Mandiri Singaraja, dan pemudik berjumlah lebih kurang 240 orang (bis 60 orang).

Dalam sambutannya, Ichenel Opration Head-wakil Presiden Bank Mandiri wilayah Bali Nusra, Dito Birowo mengatakan, pada intinya program mudik bareng Bank Mandiri sudah dua kali diadakan. Bahkan kegiatan ini mendapat antusiasme dari nasabah Bank Mandiri. Dimana tahun ini sebanyak 540 pemudik diberangkatan, diantaranya dari Singaraja, Denpasar dan Labuhan Bajo NTT.

“Khusus untuk Singaraja, Bank Mandiri telah memberangkatkan 240 peserta mudik dengan 4 bus,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Buleleng Sunarto, menyampaikan puji syukur karena kegiatan mudik bersama dapat dilaksanakan, juga mengapresiasi jajaran Bank Mandiri karena dua tahun berturut turut dapat melaksanakan mudik bersama. Terlebih mudik kali ini menambah jurusan untuk peserta mudiknya.

“Kami mengucapakan selamat merayakan hari raya idul fitri 1440 Hijriah dan semoga peserta mudik selamat sampai tujuan serta dapat berkumpul bersama keluarganya,” ucap Kapolres Buleleng kepada peserta mudik.

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan pengecekan terhadap bus beserta kesehatan pengemudinya. Nampak pengamanan terbuka dan tertutup dengan jumlah personil 30 orang yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari hingga acara berakhir. (W9-soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses