Ditangkap, Penembak Ketua KPPS Dihadiahi Timah Panas

Kotabumi, Warta9.com – Setelah diburu hampir dua bulan, Sapri alias Sap (36) akhirnya diringkus tim Tekab 308 Polres Lampung Utara, Senin (10/5/2019) sekitar pukul 02.00 WIB.

Warga Desa Bandar Abung, Kecamatan Abung Surakarta, ini merupakan terduga penembak Ahmad Sapari (57), Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Isorejo, Kecamatan Bunga Mayang, pada 19 April 2019 lalu.

Sap merupakan pelaku terkahir yang ditangkap, dimana kedua rekannya yakni berinisal AP dan IB diringkus terlebih dahulu bulan lalu. Sap terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikaki, karena berusaha kabur saat ditangkap.

“Pelaku selama ini bersembunyi di seputaran Desa Sukadana, Kecamatan Bunga Mayang,” ungkap Kasat Reskrim AKP M Hendrik mewakili Kapolres AKBP Budiman Sulaksono, melalui siarans pers.

Dari tangan tersangka juga diamankan sebilah senjata tajam (sajam) jenis badik yang juga dipakai pelaku saat beraksi. “Kasus penembakan Ketua KPPS Desa Isorejo adalah murni tindak kriminalitas, tidak ada kaitan dengan politik,” ujar Hendrik.

Menurutnya, dari hasil penyidikan pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana curat pada 24 Desember 2018 dan 21 Desember 2018.

Diketahui, kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami korban di kediamannya tersebut bermula saat saksi pelapor, Sigit Prasetyo, mendengar suara letusan mirip senjata api sebanyak dua kali yang berasal dari rumah warga.

Tidak sampai disitu. Setelah beberapa saat, saksi kembali mendengar suara teriakan seorang perempuan yang meminta tolong.

“Setelah mendengar adanya suara letusan dan teriakan minta tolong, saksi pelapor dan warga sekitar yang berdekatan keluar rumah seraya mendatangi asal-usul teriakan dan letusan senjata api dimaksud,” papar Hendrik.

Saat mengetahui sumber suara dan teriakan perempuan meminta tolong itu berasal dari rumah paman saksi pelapor yang bernama Ahmad Sapari dan menyaksikan saat itu korban sudah mengalami luka tembak pada bagian perutnya.

“Warga yang berkumpul di tempat kejadian perkara (TKP) kemudian langsung membawa korban menuju RS Handayani Kotabumi menggunakan kendaraan milik warga setempat guna memberikan pertolongan medis,” terangnya.

Atas peristiwa tersebut, selain melakukan aksi penembakan, pelaku juga berhasil membawa satu unit kendaraan jenis Honda Vario milik korban. (Rozi/Avan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses