Puluhan Calon Kapolres Audiensi Dengan Bupati Tabanan

Tabanan, Warta9.com – Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A 2019 yang dipimpin Kolonel Ferry Handoko, belum lama mendatangi Kantor Pemkab Tabanan, untuk melakukan audiensi dengan Bupati Ni  Putu Eka Wiryastuti, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila.

Ferry Handoko pada kesempatan itu menjelaskan, peserta didik Sespimmen Polri ini merupakan para calon perwira polisi yang sedang mengikuti pelatihan selama 7 bulan karena nantinya akan diproyeksikan untuk menjadi kapolres.

“Paling lambat, kira-kira tiga tahun lagi mereka ini jadi kapolres,” beber Ferry Handoko.

Kehadirannya bersama rombongan ke Kabupaten Tabanan guna perkenalan serta melakukan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Tabanan. Dimana, mereka akan diberikan pelatihan untuk mengamati program-program di daerah, khususnya di kepolisian di wilayah Tabanan.

“Ada 5 kelompok ke Bali, salah satu kelompok ada di Polres Tabanan terdiri dari 13 orang,” imbuhnya.

Menurut Ferry Handoko, keseluruhan nantinya akan melakukan pengumpulan data terkait masalah keamanan, yakni program-program kerja kapolres, dalam kerja sama dengan seluruh stakeholder, sekaligus memahami situasi masyarakat.

“Sehingga menjadi bekal nantinya bagi mereka untuk persiapan menjadi kapolres,” ungkapnya.

Atas kedatangan Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A 2019, Bupati Eka mengucapkan terimakasih karena Tabanan telah didatangi tamu dari para calon kapolres. Bupati Eka menjelaskan, bahwa Tabanan adalah lumbung pangannya Bali dimana mayoritas masyarakat Tabanan adalah petani. Oleh karenanya Tabanan secara alamiah memiliki hamparan sawah dan ladang yang luas.

Untuk itu diharapkan para calon peserta didik ini nantinya bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Tabanan, utamanya dalam menjaga Tabanan agar tetap menjadi lumbung pangannya Bali. Pun juga menyadari bahwa pertanian di era digital saat ini sangat minim dilirik oleh generasi muda sehingga tanah sawah dan ladang di Tabanan dikhawatirkan semakin lama semakin menipis.

“Ini merupakan tantangan yang sangat besar, bagaimana mengubah mindshet masyarakat, kalau salah bisa berakibat fatal. Hal inilah yang menyebabkan saya untuk selalu melakukan berbagai upaya dalam mengembangkan pertanian di Tabanan, sehingga pertanian mampu memberikan kemakmuran nantinya,” tandasnya.

Dari segi keamanan, Tabanan terbilang cukup kondusif meskipun merupakan wilayah yang heterogen yang terdiri dari berbagai suku, etnik dan agama yang berbeda. Hal itu juga dikarenakan Pemkab Tabanan selalu menjaga koordinasi dan selalu bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Semoga kedepan para peserta didik ini mampu memberikan inovasi dan ide yang lebih segar lagi dalam memantapkan keharmonisan di Tabanan.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta didik, khususnya yang melakukan KKL di Tabanan. Semoga KKL ini mampu memberikan manfaat yang positif dan mampu bersinergi dalam mewujudkan program-program pembangunan di Kabupaten Tabanan,” tutup Bupati Eka. (W9-soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses