oleh

Bus Penantian Utama Terjun Ke Jurang Lintas Barat TNBBS, Puluhan Korban Alami Luka-luka Satu Meninggal Dunia

Kondisi Bus Penantian Utama. (Foto : Eva)

Pesibar, Warta9.com – R6 Bus PO. Penantian Utama terperosok ke jurang sedalam 50 meter. Lakalantas terjadi lantaran rem bus blong hingga sopir kehilangan kendali.

Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Lintas Barat Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Selasa (17/05/2022) pukul 13.00 WIB.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Hadi Saepul Rahman, diwakili Kapolsek Bengkunat, AKP Suhairi menyatakan, bus tersebut ditumpangi 32 orang dari arah Bandar Lampung menuju Krui, Pesisir Barat.

“Ya benar. Posisi jalan menikung ke arah kiri dan menurun,” kata Kapolsek Suhairi.

Rentetan kronologi berawal, saat pengemudi mencoba mengurangi kecepatan dengan menginjak pedal rem serta menurunkan gigi porseneleng (gigi 2 ke 1).

Namun sayang, rem bus bernopol BE 7030 FU itu tidak berfungsi sehingga pengemudi hilang kendali dan terperosok ke dalam jurang sebelah kanan kurang lebih sedalam 50 meter. Akibatnya, bus mengalami rusak parah dan belum dapat diperkirakan kerugian atas peristiwa ini.

“27 orang mengalami luka ringan, 4 orang luka berat, dan satu dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju Puskesmas Bengkunat,” jelasnya.

Para korban cepat dibawa ke Puskesmas Bengkunat guna mendapat perawatan medis. Polisi yang mendengar informasi itu langsung meluncur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kesimpulan polisi sementara, pengemudi dinilai lalai dan kurang hati-hati. Tidak memperhatikan sisi aman kondisi jalan yang menikung dan menurun sehingga lakalantas terjadi. (Eva)

daftar koban Bus BE 7030 FU Klik disini

jangan lewatkan

Suami Sibuk Kerja, Istri Minta Pijat Adik Ipar, Dari Kepala Merambat Ke..

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.